Eksotika Pantai Maron Semarang

Monday, June 22, 2009



Selain pantai Marina, Semarang juga mempunyai Pantai Maron sebagai alternatif wisata pantai. Walaupun namanya belum setenar saudara tuanya, Pantai Marina, tapi eksotika pantai ini patut dikunjungi bagi yang suka suasana pantai yang masih alami.

Pantai Maron terletak di kecamatan Semarang Barat, kelurahan Tambakharjo, disekitar muara sungai Cilandak. Konon dinamakan Pantai Maron karena Pantai Maron masih merupakan milik Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad), karena merah maron merupakan warna khas baret Penerbad, maka pantai ini disebut Pantai Maron. Ada juga yang bilang, dinamakan pantai Maron karena berada di barat pantai Marina "Marina Kulon (Maron)". Yang penulis tahu, ada 2 akses jalan untuk menuju Pantai Maron. Bagi yang bersepeda motor, bisa melewati akses jalan Jembawan, atau kalo dari bundaran kalibateng menuju arah Jakarta, trus putar balik di lampu merah perumnas krapyak, gak jauh dari situ di kiri jalan sudah ada petunjuk arah ke Pantai Maron. Tapi akses ini hanya bisa dilalui sepeda motor, bagi yang naik mobil bisa lewat akses jalan menuju bandara. Dari bundaran kalibanteng, ambil arah bandara. Seperti pengunjung bandara yang lain, kita juga akan dikenai retribusi 2000 rupiah ketika melewati gerbang retribusi. Kita bisa bertanya arah pantai Maron pada petugas retribusi ini, atau kalo anda malas bertanya, setelah pos retribusi ikuti saja jalan menuju bandara, tapi setelah rel pertama ambil arah ke kiri deket perumahan dinas penerbad. Lurus aja sampai kita menemukan rel kereta, sebelum rel kereta ini ada penunjuk arah ke Pantai Maron. Dari rel kereta tersebut ambil arah ke kanan menyusuri pinggiran rel. Lurus aja ikuti jalan yang ada, dijamin kita tidak akan tersesat karena itulah satu-satunya akses jalan menuju Pantai Maron. Beberapa kilo sebelum pantai ada pos retribusi, untuk pengunjung yang memakai mobil akan dikenai 7000 rupiah tiap mobil dan sepeda motor 2000 rupiah, sebuah tarif yang cukup murah bukan? jarak tempuh dari Bundaran Kalibanteng sampai ke lokasi kira-kira 4 km atau makan waktu 15-25 menit.


Pemandangan menuju Pantai Maron

Sepanjang jalan menuju pantai maron, kita akan disuguhi pemandangan sawah-sawah garapan petani, polding, tambak dan hijaunya hutang bakau (mangrove) yang terpampang di sepanjang garis pantai, ditambah burung-burung yang beterbangan menambah eksotika perjalanan menuju pantai. Letak pantai yang berdekatan dengan Bandara Ahmad Yani menambah daya tarik tersendiri, pengunjung akan leluasa melihat pesawat terbang yang sedang landing atau take off. Anak saya yang masih berumur 3 tahun sangat menikmati pemandangan ini, karena pesawat terlihat begitu dekat dan besar. Setelah sampai di lokasi pantai Maron, kita akan disuguhi keindahan pantai dengan hamparan pasir hitam. Berbeda dengan pantai Parang Tritis Yogya, Ombak pantai Maron relatif cukup tenang, sehingga banyak anak-anak yang berenang di sepanjang bibir pantai. Bagi yang tidak suka berenang dan lebih senang menikmati pemandangan tengah laut, jangan khawatir karena ada kapal nelayan yang sengaja disewakan untuk mengantar pengunjung berwisata bahari ke tengah laut, cukup dengan membayar 4000 rupiah, pengunjung akan diajak berkeliling kurang lebih sekitar 20 menit untuk pemandangan disekitar pantai. Dan dibandingkan dengan Pantai Marina, Pantai Maron terlihat lebih alami karena belum banyak campur tangan dari pihak yang terkait dan relatif lebih lebih bersih. Bagi pengunjung yang akan berenang disepanjang bibir pantai banyak tempat penyewaan ban yang bisa dipakai sebagai pelampung dan bagi yang selesai berenang atau basah karena berjalan si tepi pantai, banyak juga yang menyediakan kamar mandi umum. Setelah puas berenang dan menikmati keindahan pantai, tidak ada salahnya mencoba berbagai macam kuliner yang banyak dijajakan. Tinggal pilih menu yang sesuai selera, ada soto, pecel, mie ayam, bakso bahkan sate. Jangan khawatir untuk masalah harga, karena tidak berbeda jauh dengan dengan warung pada umumnya.


Pemandangan sekitar Pantai Maron



Sebenarnya pantai Maron bisa menjadi daya tarik wisata bahari bagi para pelancong sekaligus bisa mendatangkan pemasukan bagi pemerintah setempat dan masyarakat sekitarnya. Eksotika Pantai Maron yang masih perawan tidak kalah dengan pantai-pantai lainnya. Sayang, potensi ini belum tergarap apik oleh instansi yang terkait. Terutama masalah akses jalan, untuk menuju pantai, kita harus melewati jalan tanah yang sangat bergelombang mirip-mirip off road.

Akses jalan yang masih jelek

Jalan ini sangat berdebu di musim panas dan pastinya akan becek ketika musim penghujan. Kondisi ini pastinya sangat rawan kecelakaan bagi pengendara mobil, apalagi sepeda motor. Kalau hari mulai gelap, daerah ini juga sangat rawan kejahatan, karena letaknya yang jauh dari pemukiman penduduk. Bagi yang belum pernah berkunjung, apalagi yang naik sepeda motor jangan lupa siapkan penutup mulut dan hidung untuk menyelamatkan anda dari debu dan panas. Perjalanan sepanjang sekitar 4 km terasa sangat lama karena jalan yang panjang dan benar-benar mengocok perut. Saya membayangkan seandainya jalan tersebut mulus, dan semak-semak sepanjang jalan diganti dengan tumbuhan peneduh, wah... pasti akan sangat nyaman, karena sebenarnya pemandangan disepanjang jalan sudah cukup bagus dengan hamparan sawah, tambak, hutan mangrove dan hamparan gunung serta perbukitan di sepanjang perjalanan pulang. Kawasan pantai pasti juga akan terlihat lebih cantik bila ada sedikit penataan misalnya diberi peneduh, tempat untuk duduk-duduk,taman, dan area bermain. Warung-warung yang berjajar akan lebih rapi kalau dibuatkan tempat khusus yang permanen. Mungkin perlu investasi yang tidak sedikit, tapi jika dengan kondisi seperti sekarang saja pengunjung sudah berjubel, pasti pengunjung yang datang akan lebih banyak lagi jika pantai lebih tertata. Ujung-ujungnya pendapatan daerah akan meningkat dan akan tersedia lebih banyak tenaga kerja yang terserap.

Numpang Nampang

Read more...

Puding Coklat Vanila Yummy

Saturday, June 20, 2009


Udah lama pengin bikin puding yang satu ini, secara Naufal demen banget ama puding. Akhirnya tercipta Puding Hello Kitty Coklat Vanila yang yummy. Puding ini cocok banget buat coklat lover, tapi gak suka susu, karena rasa coklatnya mantap banget.. resep ini saya dapat dari dapurbunda tapi sudah saya sesuaikan dengan selera keluarga
Bahan :
  • Agar-Agar putih 1 bks
  • 50 gr gula pasir
  • 100 gr coklat batangan, lelehkan
  • 2 sendok teh coklat bubuk
  • 100 ml susu kental manis
  • 400 ml air
  • 1 bungkus kecil vanili
  • 1 butir kuning telur, aduk rata
Bahan saus vanila:
  • 1 bungkus kecil vanili
  • 1/2 sdm maizena
  • 100 ml susu kental manis
  • 1 butir kuning telur (bagi yang gak suka rasa telur yang amis, pilih telur yang kecil aja)
  • 200 ml air
  • Garam sedikit saja
Cara membuat:
  • masak agar-agar, susu kental manis,gula sampai mendidih sambil diaduk
  • setelah mendidih masukkan coklat batangan yang telah dilelehkan
  • masukkan coklat bubuk sambil diaduk-aduk
  • tuang 2 sdm adonan ke dalam kuning telur, kocok sampai tercampur
  • tuang kuning telur ke dalam adonan agar pelan-pelan sambil diaduk, didihkan sekali lagi
  • siapkan cetakan puding yang telah dibasahi air matang, agar adonan mudah dilepas
  • Agar tampilan puding mulus, saring adonan puding lebih dahulu baru dituang dalam cetakan
Saus Vanila :
  • campur vanila, susu, air,tepung maizena didihkan sambil diaduk
  • larutkan sedikit adonan ke dalam kuning telur sambil diaduk hingga rata
  • masukkan campuran kuning telur ke dalam adonan sedikit demi sedikit sambil diadu agar tidak berserabut
Hidangkan puding dengan siraman saus vanila, dingin akan lebih nikmat

Read more...

Tuhan, berikan aku hidup

Thursday, June 18, 2009

Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Nak , bunda ingin terus hidup, untuk tetap bersamamu, karna bunda mencintaimu

Read more...

Wisuda PAUD Taman Belia Candi

Tuesday, June 16, 2009

Hari minggu kemarin, tepatnya tanggal 14 Juni 2009, sekolah naufal, PAUD Taman Belia Candi (tabelcan) mengadakan Acara Wisuda bagi kakak-kakak yang mau menlajutkan ke SD.
Acaranya di adakan di Aula Gedung Bulog, Jalan Menteri Supeno Semarang. Di acara ini, Naufal n temen-temen cowok yang masih duduk di kelas toddler kebagian peran jadi pohon, kalo yang cewek kebagian peran jadi burung. Dua minggu sebelum hari H, anak-anak yang masih imut ini udah dilatih untuk tampil, jam masuk yang biasanya jam 10 diajukan jadi jam 7.30, sempet repot juga karna haarus menyiapkan Naufal dari pagi, tapi yo wis gak papa sekalian ngelatih Naufal bangun lebih pagi. Tapi nggak tau karena Naufal udah satu bulan absen sekolah atau emang dasar Naufalnya lagi gak mood, ternyata selama latihan Naufal jarang banget ikutan nari, trus pas geladi bersih juga gak mau nari apalagi pakai baju pohon. Pas di rumah dah bunda tanya knapa gak mau nari, eh... dia jawab dengan santai "ngga tau", duh... anak lanangku... tapi ya wislah, kata bunda di tablecan juga jangan suka maksa anak, biarkan sesuai kemampuan aja, akhirnya bunda cuman hibur supaya pas hari H Naufalnya mau manggung.


Pas hari H, Naufal udah mandi dari pagi, ayah bunda n tante-nya terus jaga moodnya biar tetep bagus. Bener aja dia keliatan ceria banget dan malah gak sabar untuk segera naek mobil n sampai di lokasi. Tapi seperti kebiasaan Naufal, kalo udah naek mobi pasti ngantuknya dateng, pakai ac ato enggak tetep sama aja, NgantuK!! wadoh, bahaya neh... jadi bunda kudu ngajak cerita terus biar tetep melek. Sampai di gedung bulog, ternyata temen-temen naufal dari kelas toddler & c transisi, belum banyak yang datang. Sambil nunggu acara, anak-anak disediakan maenan ama bunda-bunda tabelcan, ada jepitan baju warna-arni, ada pensil warna, ada lego de..el..el.. Karena ada ayah n bundanya, Naufal gak mau gabung maen bareng temen-temennya, lebih suka ngajakin bundanya maen lego, jadilah bunda siswa PAUD yang paling tua ha...ha..ha..


Setelah nunggu hampir satu jam, akhirnya bunda kasih instruksi agar anak-anak segera ganti kostum sesuai perannya masing-masing. Nah...perjuangan untuk merayu Naufal di mulai lagi, karena ternyata anak lanang gak mau dipakaikan baju, perlu nunggu moodnya baik untuk bisa makai kostum yang disediakan, belom lagi asesori n topinya. Setelah rayu merayu dan sedikit perjuangan, akhirnya Naufal mau juga pakai kostum plus asesorinya, kecuali topi, dia malahan kayak gak sabar mau naek panggung. Duh... senengnya hati bunda, tapi rasa itu gak bertahan lama, karena antri di ruang tunggu agak lama, akhirnya mood Naufal jadi gak bagus lagi, giliran mau naek panggung, dia minta ditemanin bunda sampai atas panggung. udah bunda bilang kalo bunda nunggu di bawah, eh.. tetep gak mau, malahan mewek. wah...wah...wah... ntar kalo bunda ikutan naek pasti penonton pada bingung "kok ada penampakan ya" he..he..he.. Dengan terpaksa bunda lari ke sisi lain panggung, ini juga atas instruksi bunda tabelcan juga loh.. ortu gak boleh deket-deket panggung, tianggalin aja anaknya, gitu kata mereka. Akhitnya bunda nunggu di tempat anak-anak turun panggung. Bunda sempet bingung, kok Naufal gak ada ya... padahal temen yang lain udah in action, ternyata Naufal tetep gak mau keluar, n nangis nyari bunda. Bunda dah lambaikan tangan dengan harapan Naufalnya mau keluar, eh... bener loh... dia mau keluar dari "tempat persembuanyiannya" tapi tetep aja pakai acara nangis, lucunya dia cuman numpang lewat aja di atas panggung, berjalan melintasi panggung sambil nangis, plus sempet-sempetnya ngusilin temen-temen yang lagi asyik nari di atas panggung. Pas sampai di tempat bunda, eh..nangisnya makin kenceng, wadoh...anak bunda, kenapa sih nak...

Selesai "manggung", Naufal langsung ganti baju n liat kakak-kakak kelasnya nari di atas panggung. Acaranya sih berlangsung meriah, kostum yang dipakai anak-anak juga bangus, tema yang diangkat juga mendidik, tentang anak bangsa dari sabang sampai merauke, salut deh buat tablecan, tapi bagi baby class n toddler acara terasa lama. Acara ditutup dengan menyanyikan lagu kepompong oleh bunda bareng murid-murid tabelcan dan penyerahan penghargaan bagi siswa-siswa yang diwisuda. Di acara wisuda ini juga ada acara bazar yang dikuti bebrapa stan, tapi entah knapa bazarnya tidak terlalu ramai. Buat bunda-bunda di tabelcan, Naufal dan bunda mengucapkan terima kasih atas semua bimbungan dari bunda semua sehingga Naufal udah tambah oke, walopun seperti kata bunda tabelcan, masih ada sisi-sisi Naufal yang harus diperbaikin, bunda Naufal dah berusaha untuk memberikan mainan sesuai porsinya, bahkan bunda belom mengajarkan menulis untuk naufal karena bunda sadar, anak seumuran naufal masih dalam tahap bermain. Buat Naufal, tambah pintar ya nak, nanti di sekolah baru semoga naufal tambah ok, dan tambah mandiri dan berani, juga jadi anak sholeh.

Read more...

I love You, Happy Family

Sunday, May 31, 2009

I love You
You Love Me
We are happy familly
With a great big hug
And a kiss fromm me to you
Won"t you say
You love me too
song by Barney

Read more...

You're The First, The Last.. Song by: Barry White

Monday, May 25, 2009

bunda lagi demen ama theme song iklan susu yang satu ini, you're the first, the last.secara lagunya ceria banget, iklannya lucu, kebetulan naufal juga minum susu ini, n yang pasti pas banget ama suasana hati bunda. Ini nih teksnya, nyanyi bareng yuuks.... mari...

We got it together, didn't we?
Nobody but you and me
We got it together, baby

My first, my last, my everything
And the answer to all my dreams
You're my sun, my moon, my guiding star
My kind of wonderful, that's what you are.

I know there's only, only one like you
There's no way they could have made two.
You're, you're all I'm living for
Your love I'll keep for evermore.
You're the first, my last, my everything.

In you I've found so many things,
A love so new, only you could bring.
Can't you see if you,
You'll make me feel this way,
You're like a first morning dew on a brand new day.

I see so many ways that I can love you,
'Till the day I die....
You're my reality, yet I'm lost in a dream.
You're my first, my last, my everything.

{instrumental}
I know there's only one, only one like you
There's no way they could have made two.
Girl, you're my reality.
But I'm lost in a dream,
You're the first, you're the last, my everything.

Read more...

Sensasi Spa Ikan (fish spa teraphy) di Tlatar Boyolali

Thursday, April 16, 2009

Buat yang tinggal di sekitar Semarang, Solo atau yogya dan ingin merasakan spa ikan (fish spa therapy) sekarang gak harus jauh-jauh datang ke Jakarta atau bahkan Turki atau Yunani. Di pemancingan di daerah boyolali, atau tepatnya di Etasia Tlatar, ternyata ada salah satu salah satu tempat pemancingan yang menyediakan terapi ikan ini.
Etasia Tlatar terletak di jalur Semarang – Solo termasuk daerah Ampel Boyolali. Etasia Tlatar merupakan singkatan dari Ekowisata Air Tlatar. Di tlatar ini ada beberapa lokasi pemancingan dan pemancingan yang menyediakan terapi ikan ini bernama Tirto Wening. Gak terlalu susah untuk mencari pemancingan yang satu ini, setelah melewati pintu masuk utara, ambil saja jalan lurus sampai ketemu lapangan wooden ball yang diseberangnya ada lahan kosong untuk parkir mobil, nah..pemancingan Tirto Wening ini teletak di kanan jalan setelah lapangan wooden ball dan parkiran mobil. Nah.. kalo udah liat ada semacam panggung terbuka dengan kolam buatan dengan permainan becak air, berarti udah sampai tuh di pemancingan in. Buat yang bawa eh...naik mobil bisa diparkir di dalam lokasi pemancingan, jadi gak usah capek-capek jalan jauh. Kalau dari luar, tempat spa ini memang enggak kelihatan, jadi gak nyangka kalo di dalam lokasi ada spa unik ini.




Read more...

putu bumbung, putu dengan cetakan bambu

Thursday, April 9, 2009





Tebak...tebak...

Kalo digendong nangis,

Tapi kalau diturunkan malah diam...

Ya.. kita sering denger tebak-tebakan seperti diatas, n jawabannya apalagi kalo bukan kue putu. Angkringan putu atau sering disebut putu bumbung memang akan berbunyi seperti anak kecil lagi nangis saat penjualnya menjajakan kue yang satu ini, tapi angkringan akan berhenti bunyi kalo proses memasak putu sedang berlangsung. Bunyi angkringan yang mirip anak menangis atau lebih tepatnya seperti bunyi peluit ini dihasilkan dari tungku uap yang ada ditungku pembuat kue putu.


Putu bumbung memang menjadi salah satu makanan tradisional yang udah jarang dijumpai. Disebut putu bumbung karena cetakannya dibuat dari bambu bumbung yang udah dipotong-potong dengan ukuran sekitar 5 cm. Tungku yang dipakai untuk memasak bumbu udah dibuat sedemikian rupa, dibagian atas ada lubang-lubang yang jumlahnya kira-kira sepuluh buah,waktu gak dipakai memasak lubang-lubang ini ditutup dan baru dibuka saat proses membuat putu. Dibawah tungku ini ada kompor dan tempat untuk memasak air, uap dari air yang mendidh inilah yang bisa membuat putu matang. Menurut penjual yang suka lewat didepan rumah, putu bumbung dibuat dari tepung ketan yang udah dicampur dengan beras tumbuk,gula merah yang sudah disisir halus plus kelapa parut. Cara membuatnya juga gambapang sekali, pertama tepung ketan campur beras dimasukkan ke cetakan bambu.


Cetakan ini gak langsung diisi penuh, setelah bambu terisi setengah trus diisi dengan sedikit gula jawa yang sudah disisir halus, sesudah itu baru diisi kembali dengan tepung ketan sampai penuh. Cetakan yang sudah penuh tadi kemudian diletakkan diatas lubang-lubang yang ada diatas tungku. Membuat putu ini juga gak perlu waktu lama, menurut penjualnya kalo putu udah setengah matang harus dibalik biar matangnya merata. Nah... yang unik yaitu saat mengeluarkan putu dari cetakannya, untuk mengeluarkannya putu ini harus didorong pakai alat khusus yang dibuat dari kayu yang ukurannya sebesar cetakan bambu. Dan biar lebih nikmat, putu ini sebaiknya dinikmati selagi hangat ditambah dengan kelapa parut yang ditaburkan diatas putu. Hm.... nikmat banget sebagai teman minum teh di sore hari. Oia kue putu ini juga murah meriah loh... cuman dengan 5000 perak kita udah dapet kue putu 10 biji... murah kan...


Read more...

Mie Telo,mie ungu yang sehat dan menarik

Friday, March 27, 2009


Mie tidak harus selalu identik dengan makanan tidak sehat,mengandung pengawet, mengandung lilin dsb..dsb... Bagi penggemar mie tidak perlu khawatir lagi, karena sekarang ada produk yang namanya mie telo, mie sehat atau sweet Potatoes Noodle. Bukannya mau promosi, tapi saya juga baru tau kalo ada mie sejenis ini. Mie ini saya dapat dari adik yang selama ini menetap di Jawa Timur. Dari namanya kita udah bisa menebak kalo bahan utama mie ini dibuat dari ubi jalar ungu, jadi gak salah kalau mienya berwarna ungu, lain dari mie biasa yang berwarna putih atau kuning. Warna ungu dari mie ini menjadi keunikan dan daya tarik tersendiri, jangan khwatir tentang asal warna ungu mie ini, warna ini didapat dari warna ungu alami ubi jalar sebagai bahan baku utama, dikemasan mie juga tertulis tanpa bahan pewarna tambahan, jadi kita tidak perlu kuatir adanya pewrna kimia yang ditambahkan. Selain tanpa bahan pewarna, mie ini juga kaya serat yaitu sekitar 11,52% per 100 gramnya. Selain serat, mie ini mengandung kalori 356,57 cal/100g, moisture 9,55%, protein 11,81%, fat 0,41%, Carbohydrate 76,41% dan ash 1,82%. Sedangkan komposisi mie terdiri dari tepung ubi jalar (telo), tepung terigu, gula, garam dan telur.


Memasak mie telo tidak beda jauh dengan mie-mie lainnya, pertama mie kita keluarkan dari bungkusnya (ya iyalah.. masak mau dimasak sama bungkusnya), terus rebus air sampai mendidih, kalo airnya sudah mendidih masukkan mie telo dan tunggu sekitar 3-5 menit. Kalo udah empuk, tiriskan mie dan siram dengan air dingin agar mie tidak lengket. Setelah disiram air dingin, tiriskan lagi mienya, setelah itu mie siap diolah sesuai keinginan kita. Untuk percobaan pertama, mie saya goreng seperti membuat mie goreng biasa, ditambah sayuran, udang plus bakso... hm... nikmat... selain warnanya menarik, mie ini juga lezat, rasa telonya udah ilang, jadi gak percaya deh kalo mienya terbuat dari telo. Naufal, anak saya aja demen banget makan mie satu ini, jadi saya gak susah-susah lagi nyuruh dia makan.

Selain mie telo ada juga mie wortel (carrot noodle). Mie wortel? Iya mie ini dibuat dari bahan dasar wortel , makanya mienya juga berwarna agak oranye. Selain berbahan dasar wortel, mie ini juga terbuat dari tepung terigu, bawang putih garam dan telur. Cara memasak mie wortel ini tidak beda dengan mie telo. Selain warna yang menarik plus rasa yang lezat, ternyata mie wortel ini juga mengandung banyak manfaat, kandungan bea karoten dalam wortel dapay membantu mencegah rabun senja dan penglihatan yang kabur. Wortel juga dapat mencegah kanker, anti oksidannya melawan kerja sel kanker dan mengatasi hipertensi. Kandungan pectin yang tinggi juga baik untuk menurunkan kolesterol darah, kecukupan serat dalam mie wortel dapat mengatasi konstipasi atau sembelit. Banyak ya manfaat dari mie wortel ini..

Ada mie telo, ada mie wortel ada juga mie seledri (celery noodle). Sesuai namanya, selain berbahan tepung, mie ini juga terbuat dari seledri, makanya mie ini berwarna putih dengan bintik-bintik hijau, warna khas seledri. Seperti mie wortel, mie seledri ini juga sarat manfaat. Seledri memiliki kandungan gizi tinggi, terutama protein, belerang, besi, fosfor, vit A, B1 & C. Slederi juga mengandung psoralen untuk mengatasi timbulnya radikal bebas penyebab penyakit kanker. Seledri dikenal sebagai sayuran untuk mengobati hipertensi, rematik, tifus, batuk rejan, asma, gangguan prostat, diare serta manjur untuk orang yang mudah lelah. Untuk membeli mie-mie sehat ini kita tidak perlu menguras isi kantong, karna tiap kemasan sekali masak, mie ini dijual dengan harga 3000 rupiah saja.

Oia mie telo ini dibuat oleh SPAT (Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu), sebuah perusahaan agribisnis yang berada di daerah Pasuruan, Jawa Timur. Selain mie, SPAT juga membuat ice cream telo, cone, minuman instan dan aneka macam keripik buah. Memang sudah saatnya kita harus lebih kreatif mengolah hasil alam yang ada agar lebih menarik dan yang pasti bisa menaikkan nilai jual jika dibandingkan bentuk aslinya. Dengan sedikit kreatifitas juga bahan-bahan makanan bergizi yang kalau dinikmati bentuk aslinya kurang menarik, setelah diolah dengan sedikit kreatifitas tidak saja bermanfaat bagi tubuh tapi juga menarik dan lezat untuk dinikmati.

Profi dan produk SPAT dapat dilihat di spat-indonesia.or.id

Read more...

bolu kuwuk, kue tradisional yang jadi favorit

Sunday, March 22, 2009

Sebenernya bolu kuwuk bukan kue istimewa yang lagi ngetren sekarang ini, tapi bolu panggang yang satu ini udah jadi kudapan favorit keluarga sejak jaman bahuela. Saya juga gak ngerti knapa dinamakan bolu kuwuk, bahkan saya juga gak tau apakah namanya memang bolu kuwuk, tapi begitulah keluarga kami menyebutnya. Rasa penasaran membuat saya browsing untuk tau lebih lanjut nama asli kue tradisional ini n cara membuatnya, tapi belom ada yang berhasil memberikan definisi yang memuaskan, tapi yang saya tau ternyata banyak orang memberi nama yang sama untuk kue yang satu ini. Kenapa bolu ini jadi favorit keluarga saya? Karena kue ini pas banget buat anak-anak yang lom punya gigi sampe lansia yang udah gak punya gigi, alias pas buat siapa ajah... yah kue ini emang empuk sekali, trus rasanya manis. Kalo bondan sih bilang mak nyos.... satu lagi lagi yang bikin kue ini tete jadi kue favorit, karna nyarinya susah!!! Jadi gak bisa dinikmatin tiap saat.


Bolu kuwuk, bolu ini berbentuk bulet atau ada juga yang bulat telur sebesar kepalan tangan anak kecil. Kalo menurut cerita dari nenek n ortu, bentuk inilah yang membuatnya diberi nama kuwuk, sejenis binatang yang suka hidup di desa. Yah... kue ini emang kue tradisional, makanya kalo pas pengin makan bakal susyeh nyarinya di supermarket atau hypermart yang banyak bertaburan akhir-akhir ini. Bahkan di pasar tradisionalpun kita belum tentu bisa menemukan kue yang empuk dan manis ini. Nah... secara gak sengaja, saya malah menemukan pabrik pembuat bolu kuwuk di wonosobo, kota kecil di jawa tengah yang terletak di bawah gunung sindoro sumbing. Wah... bener-bener surprise. Ternyata gak susah untuk untuk bisa sampai ke lokasi pembuatan bolu kuwuk, kalo para bloggers mau nyobain nyari. Kalo dari arah semarang, dikiri jalan setelah terminal ada lampu merah, ambil jalan yang belok ke kiri, trus sampai nemu gapura, masuk deh ke gapura, tapi langsung belok kiri ya, nah kalo bener di sebelah kiri ada kayak rumah makan, tapi jangan belok ke situ ya.. jalan terus aja... jalannya memang jalan desa jadi kalo naek mobil agak goyang-goyang dikitlah.. jalan sekitar 100 meter, nanti ada rumah dikanan jalan yang banyak tumpukan kayu bakar. Nah di situlah tempat pembuatan bolu kuwuk... kalo belum yakin, tanya aja penduduk sekitar pasti semua tau tempat yang dimaksud. Namanya juga kue tradisonal, tempat pembuatan dan proses pembuatannya masih tradisional juga. Asyiknya pemilik dan pekerja membiarkan kita untuk masuk ke tempat produksi dan melihat proses pembuatannya dari awal sampai pengepakan. Prose awal dimulai dari pembuatan adonan yang terdiri dari tepung, gula, dicampur telur bebek dan telur ayam, plus bahan lain yang saya kurang paham. Setelah selesai pencampuran menggunakan mixer, adoanan siap dituang ke cetakan yang terbuat dari besi tebal, cetakannya seperti cetakan cara bikang, berbentuk bulat yang ditengahnya ada cekungan-cekungan yang jumlahnya 12. Nah setelah siap, adonan dimasukkan ke cetakan ini. Eits... gak semua cekungan dimasukkin adonan loh...dari 12 cekungan, cuman 11 cekungan aja yang diisi. Karna penasaran, saya tanya ke pembuatnya kenapa cetakkannya gak diisi adonan semua, usut punya usut ternyatacekungan emang disisakan satu, karna setelah matang, kue jadi mengembang. Nah... cekungan itu digunakan untuk tempat kaitan biar bisa ditarik keluar dari oven. Selain cetakan yang unik, oven yang digunakan juga unik. Jangan bayangkan oven aluminium yang biasa di pakai di rumah apalaagi oven listrik, oven yang digunakan untuk memanggang bolu kuwuk bener-bener tradisional. Gimana gak tradisional kalo ovennya dibangun mirip-mirip tungku yang ada dirumah-rumah yang punya musim dingin, yah ovennya dibuat dari bangunan batu bata yang ukurannya kira-kira 2 meter x 1 meter n tinggi sekitar 0,8 meter. Dibawah oven ada tempat untuk kayu yang digunakan sebagai bahan bakar. Setelah selesai diisi, cetakanbolu kuwuk dimasukkan ke dalam oven, satu oven kira-kira muat sampai 12 cetakan. wah... banyak juga ya, apalagi pabrik ini punya 2 oven untuk memanggang, jadi sekali memanggang bisa menghasilkan lebih dari 250 bolu! Proses memanggang berlangsung sekitar setengah jam lebih dikit, selama proses ini cetakan harus digeser-geser dan apinya harus dijaga agar bolu bisa matang merata, jadi harus ada orang yang standbye selama proses memanggang. He...he...he... makanya orang yang dapat tugas ini badannya pada “gosong” plus banjir keringat (mungkin keringat ini yang bikin bolunya tambah enak ya.... wa..kak...kak...).


Setelah matang, bolu diangin-anginkan sebentar agar agak dingin sebelum dikemas. Oia selain dikemas kiloan, bolu ini juga dipasarkan dengan kemasan 5 kilo yang dimasukkan kedalam keranjang bambu kecil dan dibungkus plastik. Pengemasan bolu ini memang masih sangat tradisional, karena biasanya yang membeli bolu ke tempat ini hanya pedagang-pedagan yang selanjutnya menjual bolu secara eceran. Untuk menikmati bolu ini, kita tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Untuk kemasan 5 kilo, bolu kuwuk dijual dengan harga 70 ribu rupiah saja atau 14 ribu satu kilonya. Waktu sampai rumah, saya sempat menghitung ada sekitar 180 buah bolu dalam kemasan 5 kg, jadi kalo dihitung-hitung harga satu buah gak sampai 400 rupiah, harga yang murah untuk sebuah kenikmatan. Keuntungan membeli langsung di tempat pembuatnya, selain bolu yang masih hangat, kita juga bisa memilih plus dapat icip-icip gratis loh.... Nah... siapa yang mau mencoba bolu kuwuk, kue tradisonal jaman baheula yang bikin ketagihan... Tapi jangan lupa kalo mau beli langsung di pembuatnya, jangan datang lebih dari jam 2 siang, karena setelah jam 2 biasanya bolu sudah habis...bis... diambil para pedagang.



Read more...

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Free Blogger Templates Columnus by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP